Anime Batch Update

10 Fakta Tentang Pornografi di Jepang

Jepangers - Kali ini,Kita akan membahas topik yang sangat kontrovesial yaitu pornografi.Jepang memang tidak munafik dan tidak malu tentang masalah pornografi, bahkan dunia pun mengetahuinya.Tetapi mereka mempunyai batasan-batasan yang harus ditaati, seperti yang akan kita bahas sekarang ini.

1. Batasan dalam Pornografi

sensor dan batasan
Walaupun pornografi dilegalkan, Jepang masih mempunyai batasan dalam pelegalannya, yaitu :
harus sudah cukup umur dalam mengkonsumsinya tidak boleh menampilkan alat genital secara langsung dan bagian vital harus diburamkan khusus untuk buku dan majalah, dilarang untuk menampilkan hubungan suami istri, kecuali pada komik atau video dengan catatan bagian vital harus diburamkan tidak boleh mempekerjakan (pekerjaan yang menyangkut pornografi) anak-anak dibawah umur atau belum cukup umur, baik sebagai pekerja apalagi pelaku utama keterlibatan anak-anak terhadap kasus pornografi sangat diperhatikan. Anak-anak sangat dilindungi dari kasus pornografi. Anak-anak yang dimaksud adalah yang berumur dibawah 18 tahun.


2. Pornografi Marak, Kejahatan Seksual Rendah

kehamilan remaja

Ini menjadi fakta yang cukup mencengangkan. Tapi memang begitulah adanya. Walaupun pornografi dilegalkan, prosentase kejahatan seksual seperti pemerkosaan, kehamilan remaja, atau pelecehan seksual lainnya mulai dari hal kecil seperti gerombolan anak muda yang menggoda gadis berpakaian sangat minim yang lewat dengan siulan, pandangan mata jelalatan, sangat tidak umum dilakukan di Jepang. Bahkan, seseorang akan dianggap gila bila berperilaku seperti itu. Bisa juga dianggap tidak tahu etika atau bisa-bisa didamprat oleh sang pemilik aurat dengan teriakan ERO JIJI. Ero jiji akan dibahas pada ulasan selanjutnya. Biasanya untuk pelecehan seksual yang lebih berat akan dilaporkan ke polisi terdekat oleh korban.

Baca Juga

Cosplay JAV Super Sonico
Mantan Personel AKB48 menjadi Bintang Porno
Artis Porno Jepang JAV Tercantik
Artis Porno Jepang JAV Tercantik part 2
Artis Porno Jepang JAV Tercantik part 3
Artis Porno Jepang JAV Tercantik part 4
Artis Porno Jepang JAV Tercantik part 5


3. Manipulasi Video Porno

Film porno

Film porno atau yang disebut ‘Eiga Pink’ (film pink) dibuat dengan sangat profesional sehingga mampu menipu penontonnya yang beranggapan bahwa kejadiannya benar-benar dilakukan dalam kehidupan nyata ataupun dilakukan dalam keseharian.

4. Alasan Kenekatan Pelaku Pornografi

bintang porno

Iming-iming materi yang menggiurkan bisa menjadi alasan. Sebagai catatan, standar upah minimum pekerja standard (jenis pekerja apa saja) di Jepang adalah sekitar Rp 75.000,- (750 yen) per jam. Sedangkan untuk bintang porno, untuk satu film berdurasi satu jam bisa mencapai 200 juta rupiah.

5. Konsumen Tempat Bisnis Pornografi

Tempat usaha pornografi

Tempat usaha pornografi seperti panti pijat/tempat massage, mandi sabun/soap bath, atau pun ‘love hotel’ hanya mengizinkan orang Jepang saja untuk menjadi konsumennya alias ‘Japanese Only’, tentunya dengan mengikuti aturan hukum yang berlaku.

6. Prostitusi Ilegal, Pornografi Legal

Yakuza

Prostitusi memang mempunyai pengertian yang berbeda dengan Pornografi. Hal ini memang agak sulit untuk dijelaskan. Namun kesimpulannya, orang Jepang menganggap bahwa prostitusi lebih identik dengan bisnis jual beli aktivitas pornografi yang melanggar ketentuan hukum, sedangkan pornografi hanya menyediakan media yang layak dikonsumsi bagi orang dewasa. Lalu bagaimana dengan tempat bisnis pelayanan berbau porno ? Tempat-tempat yang disebutkan tadi memang banyak. Para pelaku atau pekerja aktivitas pornografi diibaratkan seperti bekerja di balik layar, di wilayah abu-abu. Mereka beranggapan bahwa aktivitas yang mereka lakukan tidak disebutkan dalam hukum secara langsung. Namun, apabila aktivitas tersebut dilakukan di areal publik, jelaslah merupakan suatu pelanggaran. Cukup membingungkan!

7.Pornografi Sejak Dulu

Tidak mengherankan jika Jepang saat ini melegalkan pornografi, karena dunia pornografi telah melekat dengan Jepang sejak zaman dahulu, sebelum abad ke 13. Pornografi dipublikasikan melalui lukisan-lukisan dan cerita bertema porno.

Itulah 10 FaktaTentang Pornografi di Jepang, bisnis pornografi tak terlepas dari dorongan sifat manusia sejak dari jaman purba.

Tidak ada komentar