Anime Batch Update

Mudik Obon, Mudik Lebarannya Orang Jepang

Jepangers - Kalau minggu ini di Indonesia sibuk dengan kegiatan mudik untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman, di Jepang juga terjadi arus mudik. Arus mudik di Jepang sehubungan dengan perayaan Obon yang setiap tahun dirayakan di pertengahan bulan Agustus nanti.


Perayaan Obon ini sebenarnya merupakan peninggalan dari agama Buddha di Jepang. walau pun saat ini orang Jepang pada umumnya tidak memeluk aama Buddha, bahkan banyak juga yang tidak lagi memeluk agama Shinto sebagai agama leluhur mereka, tapi " perayaan yang berhubungan dengan kepercayaan dan agama leluhur masih juga dirayakan setiap tahun. Bahkan walau pun tidak banyak warga Jepang yang beragama Kristen, tapi setiap Natal dan Tahun Baru, keramaian dan suasana Natal seperti di negara-negara yang berpenduduk mayoritas Kristiani.


Obon adalah perayaan peninggalan Buddha di Jepang yang sampai saat ini masih rutin dirayakan setiap tahun di bulan Agustus nanti. Bukan hanya di Jepang, warga  Jepang yang tinggal di LN juga merayakan Obon, seperti di Argentina, Brazil, USA, dan Malaysia. Perayaan ini berlangsung selama 3 hari dan di Jepang.


Perayaan Obon ini adalah untuk mengingat dan menghormati leluhur yang sudah meninggal. Menurut kepercayaan di Jepang, setiap tahun, selama waktu Obon ini, para roh leluhur turun ke bumi untuk melihat keluarga dan keturunannya yang masih hidup. Pada saat Obon, lampu sejenis lampion di pasang di depan rumah untuk pertanda dan penunjuk arah bagi roh leluhur yang akan berkunjung dan setelah perayaan obon lampion juga diapungkan di sungai, danau dan laut yang dimaksudkan sebagai penunjuk arah untuk mempermudah roh leluhur kembali ke alam mereka.


Sama seperti kebiasaan nyekar di kuburan pada saat Idul Fitri, pada saat Obon juga orang Jepang mengunjungi makam keluarga mereka yang sudah meninggal dan membersihkan makam dan mendoakan arwah keluarga yang dimakamkan di situ. Lampu mengapung di atas sungais. Kebetulan di kampus juga libur Obon ini disatukan dengan libur musim panas selama seminggu. Selama seminggu kampus di tutup selain untuk keperluan libur Obon dan memberikan kesempatan mudik, juga untuk mengurangi konsumsi listrik selama seminggu yang biasanya pada musim panas konsumsi listrik sangat tinggi terutama untuk Air Conditioner (AC).

Semua kampus menerapkan kebijakan penutupan kampus setiap tahun selama semingu di musim panas. Tradisi mudik memang bukan hanya budaya Indonesia, tapi juga menjadi budaya masyarakat Jepang dan Belahan dunia lainnya. Tentunya dengan alasan yang berbeda. Bila di Jakarta sepi selama masa mudik, maka di Tokyo pun juga biasanya relatif sepi karena banyak yang mudik ke kampung halaman untuk meayakan Obon.

dirangkum dari berbagai sumber

Itulah Mudik Obon, Mudik Lebarannya Orang Jepang ternyata dijepangpun sama yah..

Tidak ada komentar