Anime Batch Update

Perbedaan Katakana, Hiragana, Kanji & Romaji Pada Bahasa Jepang

Jepangers - Banyak orang bertanya Apa perbedaan katakana dan hiragana? lalu apa bedanya dengan kanji? Nah sebelum membahas lebih lanjut mari kita simak terlebih dahulu pengertiannya berdasarkan wikipedia.org



Katakana

Katakana adalah salah satu daripada tiga cara penulisan bahasa Jepang. Katakana biasanya digunakan untuk menulis kata-kata yang berasal dari bahasa asing yang sudah diserap ke dalam bahasa Jepang (外来語/gairaigo) selain itu juga digunakan untuk menuliskan onomatope dan kata-kata asli bahasa Jepang, hal ini hanya bersifat penegasan saja.

Berbeda dengan hiragana suku kata, yang digunakan untuk kata-kata bahasa Jepang dan tata bahasa yang infleksi kanji tidak meliputi, suku kata katakana ini terutama digunakan untuk transkripsi kata-kata bahasa asing ke dalam bahasa Jepang dan penulisan kata-kata pinjaman (secara kolektif gairaigo ). Hal ini juga digunakan untuk penekanan, untuk mewakili onomatopoeia , dan untuk menulis kata-kata bahasa tertentu Jepang, seperti istilah teknis dan ilmiah, dan nama-nama tumbuhan, hewan, dan mineral. Nama perusahaan Jepang juga sering ditulis dalam katakana multiguna daripada sistem lain.

Katakana ditandai dengan ringkas, guratan lurus dan bersudut, dan paling sederhana aksara Jepang. Ada dua sistem utama pengurutan katakana : yang kuno urutan iroha, dan lebih umum gojūon.

Sebelumnya, sudahkan anda membuka daftar huruf Hiragana, dan Katakana yang sudah saya tulis di posting sebelumnya, bagi yang belum sempat membaca, silahkan di baca dulu ya..

Hiragana

Hiragana (Kana: ひらがな; Kanji: 平仮名) adalah suatu cara penulisan bahasa Jepang dan mewakili sebutan sukukata. Pada masa silam, ia juga dikenali sebagai onna de (女手) atau 'tulisan wanita' karena biasa digunakan oleh kaum wanita. Kaum lelaki pada masa itu menulis menggunakan tulisan Kanji dan Katakana. Hiragana mulai digunakan secara luas pada abad ke-10 Masehi.

Kegunaan Hiragana

  • menulis akhiran kata (okurigana, 送り仮名). Contoh: okuru (mengirim) ditulis: 送る. Yang bercetak tebal itulah okurigana.
  • menulis kata keterangan (adverb), beberapa kata benda (noun) dan kata sifat (adjektif).
  • perkataan-perkataan yang penulisan Kanji-nya tidak diketahui atau sudah lama tidak digunakan.
  • menulis bahan bacaan anak-anak seperti buku teks, animasi dan komik (manga).
  • menulis furigana, dikenal juga dengan rubi, yaitu teks kecil di atas kanji, yang menandakan bagaimana suatu kata dibaca. 


Kanji

Kanji, secara harfiah berarti "aksara dari Han", adalah aksara Tionghoa yang digunakan dalam bahasa Jepang. Kanji adalah salah satu dari empat set aksara yang digunakan dalam tulisan modern Jepang selain kana (katakana, hiragana) dan romaji.

Kanji dulunya juga disebut mana (真名?) atau shinji (真字?) untuk membedakannya dari kana. Aksara kanji dipakai untuk melambangkan konsep atau ide (kata benda, akar kata kerja, akar kata sifat, dan kata keterangan). Sementara itu, hiragana (zaman dulu katakana) umumnya dipakai sebagai okurigana untuk menuliskan infleksi kata kerja dan kata-kata yang akar katanya ditulis dengan kanji, atau kata-kata asli bahasa Jepang. Selain itu, hiragana dipakai menulis kata-kata yang sulit ditulis dan diingat bila ditulis dalam aksara kanji. Kecuali kata serapan, aksara kanji dipakai untuk menulis hampir semua kosakata yang berasal dari bahasa Tionghoa maupun bahasa Jepang.

Romaji

Romaji (ローマ字 rōmaji?, aksara Romawi) adalah cara menulis (alihaksara) bahasa Jepang dengan menggunakan abjad Latin. Ada beberapa sistem alihaksara bahasa Jepang. Alihaksara yang paling dikenal adalah alihaksara Hepburn, Kunrei-shiki Rōmaji, dan Nihon-shiki Rōmaji.

Ahli bahasa Jepang di zaman Meiji pernah mengusulkan aksara yang digunakan agar dikurangi agar bahasa Jepang menjadi lebih mudah dipelajari. Usulan yang serupa juga diajukan komite pendidikan Amerika Serikat yang datang ke Jepang atas undangan Panglima Tertinggi Sekutu dan menerbitkan hasil penelitiannya pada tanggal 31 Maret 1946. Tapi usulan menggunakan abjad Latin untuk bahasa Jepang mendapat kritikan keras dan langsung ditolak.




Pada postingan kali ini saya akan menjelaskan perbedaan fungsi dari ketiga huruf tersebut, berikut perbedaan nya ;

Suara-suara yang ada pada bahasa Jepang dituliskan menggunakan hiragana dan katakana.

Keduanya secara kolektif disebut kana.

Setiap huruf hiragana memiliki pasangannya pada katakana, sebagaimana huruf kecil pada bahasa Indonesia memiliki padanan huruf besarnya. Jumlah hiragana dan katakana masing-masing tidak sampai 50. Semuanya sebetulnya adalah huruf China yang disederhanakan dan diadopsi untuk keperluan fonetis.

Huruf China, disebut kanji oleh orang Jepang, juga digunakan secara ekstensif pada bahasa tertulis. Sebagian besar kata (nomina, verba, adjektiva) ditulis menggunakan kanji.
Secara historis ada lebih dari 40.000 kanji, namun 2.000 huruf sudah mencakup lebih dari 95% kanji yang digunakan di bahasa Jepang modern.

Tidak ada spasi di bahasa Jepang, jadi kanji diperlukan untuk mengetahui batas kata dalam suatu kalimat.

Kanji juga berguna untuk membedakan homofon, yang muncul cukup sering karena jumlah suara di bahasa Jepang terbatas.

Hiragana terutama digunakan untuk keperluan tata bahasa. Kita akan melihat fungsi tersebut saat mempelajari partikel. Kata-kata yang kanjinya susah atau jarang dipakai, istilah percakapan, dan onomatop juga ditulis dengan hiragana.
Hiragana juga sering menggantikan kanji untuk pelajar bahasa Jepang pemula dan anak-anak.

Walaupun katakana melambangkan suara-suara yang sama dengan hiragana, katakana umumnya dipakai untuk menuliskan kata-kata modern yang diimpor dari negara-negara barat. Ini karena kata-kata tersebut tidak memiliki kanji.

Tiap huruf hiragana (dan berarti juga katakana) sudah melambangkan suatu suku kata, kecuali huruf hiragana 「ん」 (dan katakana 「ン」). Sebagai contoh, huruf 「り」melambangkan suku kata "ri" dan huruf 「さ」 melambangkan suku kata "sa". Ini bisa dibandingkan dengan bahasa Indonesia, yang perlu menggabungkan huruf konsonan dan vokal untuk membentuk suku kata tersebut.

Sistem seperti hiragana membuat pengucapan menjadi jelas dan tidak ambigu. Namun, kesulitannya terdapat pada intonasi.

Baca Juga :





Membedakan suara tinggi dan rendah adalah hal yang penting bagi bahasa Jepang lisan.


  • Sebagai contoh, homofon bisa memiliki tinggi rendah suara yang berbeda sehingga jika diucapkan bunyinya berbeda walaupun bentuk tertulisnya sama. 
  • Halangan terbesar untuk berbicara dengan benar dan alami adalah masalah intonasi. 
  • Banyak murid yang berbicara tanpa memperhatikan intonasi sehingga terdengar tidak alami (terkenal di Jepang sebagai logat luar negeri). Akan menyulitkan jika kamu berusaha menghafal intonasi tiap kata, apalagi karena intonasi bisa berubah bergantung konteks dan logat wilayah. Penjelasan mengenai hal ini sudah saya tulis di Belajar Bahasa Jepang Melalui Buku dan Kamus.


Hiragana adalah aksara jepang yg digunakan utk menulis kata2 yg berasal dari bahasa jepang. Hiragana biasa disebut tulisan wanita, karena dlu digunakan wanita, tp aslinya itu ya buat nulis bahasa jepang sedangkan Katakana adalah aksara jepang yg digunakan utk menulis kata2 serapan yg berasal dari bahasa asing. Katakana biasa disebut tulisan pria, karena dlu digunakan pria. berikut daftar hiragana dan katakana, sebagai pembatas yg sebelah kiri itu hiragana, yg sebelah kanan katakana.

a = あ | ア . i = い | イ . u = う | ウ . e = え | エ . o = お | オ
ba = ば | バ . bi = び | ビ . bu = ぶ | ブ . be = べ | ベ . bo = ぼ | ボ
cha = ちゃ | チャ . chi = ち | チ . chu : ちゅ | チュ . cho = ちょ | チョ
da = だ | ダ . ji = ぢ | ヂ . dzu = づ | ヅ . de = で | デ . do = ど | ド
ga = が | ガ . gi = ぎ | ギ . gu = ぐ | グ . ge = げ | ゲ . go = ご | ゴ
ha = は | ハ . hi = ひ | ヒ . fu = ふ | フ . he = へ | ヘ . ho = ほ | ホ
ja = じゃ | ジャ . ji = じ | ジ . ju = じゅ | ジュ . jo = じょ | ジョ
ka = か | カ . ki = き | キ . ku = く | ク . ke = け | ケ . ko = こ | コ
ma = ま | マ . mi = み | ミ . mu = む | ム . me = め | メ . mo = も | モ
na = な | ナ . ni = に | ニ . nu = ぬ | ヌ . ne = ね | ネ . no = の | ノ . n = ん | ン
pa = ぱ | パ . pi = ぴ | パ . pu = ぷ | プ . pe ぺ ペ . po = ぽ | ポ
ra = ら | ラ . ri = り | リ . ru = る | ル . re = れ | レ . ro = ろ | ロ
sa = さ | サ . shi = し | シ . su = す | ス . se = せ | セ . so = そ | ソ
ta = た | タ . chi = ち | チ . tsu = つ | ツ . te = て | テ . to = と | ト
wa = わ | ワ . wo = を | ヲ . ya = や | ヤ . yu = ゆ | ユ . yo = よ | ヨ
za = ざ | ザ . zi = じ | ジ . zu = ず | ズ . ze = ぜ | ゼ . zo = ぞ | ゾ

NB :
Di bahasa jepang tidak ada f kecuali fu, klo ingin nulis "fa" misalnya pke fu ditambah a kecil, jadi "ファ", harus pke a (ァ) kecil ya gan, klo "フア" jadi fua gan emoticon-Ngakak
Di bahasa jepang tidak ada bunyi l, x, q
Di bahasa jepang tidak ada bunyi yg diakhiri huruf konsonan kecuali n, jd klo agan pingin nulis bunyinya harus diplesetkan. Misalnya "head" menjadi "heddo"
Di bahasa jepang juga tidak ada bunyi "di", "du", "hu", "ti", "tu", "yi", "ye", "wi", "we", wu", dsb, klo nulis ini harus pke katakana modifikasi, misalnya "we" ditulis "ウェ (ue)"
Di bahasa jepang tidak ada "si", adanya "shi"
Klo ingin menyelipkan huruf y, misalnya "bya", ditulis dg bi lalu digabung dg ya kecil, kecuali c dan s, klo digabung jadi ditambah h bukan ditambah y

Cara hafalan hiragana dan katakana dg cepat sesuai pengalaman.

  • Latihan nulis setiap hari, dimulai dari menulis nama agan sndri smpe hafal
  • Tulis daftar hiragana dan katakana di kertas, lalu pajang di kamar agan biar bisa dipandang sesering-seringnya
  • Agan gk perlu pusing, memanglah hiragana & katakana jumlahnya lebih dari jumlah huruf alfabet, tpkan mereka punya kemiripan, misalnya B mirip dg H & P, G mirip dg K, S mirip dg Z, D mirip dg T, dsb
  • Hafalan minimal 5 aksara setiap hari




Satu huruf lagi adalah Romaji atau juga ada yang menyebut Romanji. “Roma” adalah nama “Kota Roma” di Italia. Yang dimaksud Romaji adalah huruf yang terdiri dari alphabet A sampai Z yang setiap hari kita gunakan. Kalau cara nulisnya ga perlu belajar kan ya. Orang Jepang kadang-kadang menggunakan Romaji di kesempatan dia tidak bisa memakai karakter Bahasa Jepang, misalnya pas ngirim sms atau e-mail pakai HP ataw komputer Indonesia yang ga ada Japanese Character-nya. Di tempat2 umum di Jepang, kadang2 penunjuk jalan atau arah juga disediakan versi Romaji-nya untuk memudahkan orang asing.

Yang mungkin diperhatikan adalah ada beberapa orang Jepang yang versi tulisan Romaji-nya berbeda walaupun cara baca atau pelafalannya sama. Lengkapnya lihat table di bawah ya. Ada beberapa cara penulisan (romanisasi) yang berbeda, tetapi cara bacanya tetep sama.

Romaji versi I Romaji versi II Pelafalan

SHI SI SHI
CHI TI CHI
TSU TU TSU
WA HA WA (untuk partikel)
FU FU / HU FU
E HE E (untuk partikel)
RA / RI / RU / RE / RO LA / LI / LU / LE / LO RA / RI / RU / RE / RO
O WO O (untuk partikel)
JI DI JI (untuk CHI tenten)
ZU DU ZU (untuk TSU tenten)
SHA / SHU / SHO SYA / SYU / SYO SHA / SHU / SHO
CHA / CHU / SHO CYA / CYU / CYO CHA / CHU / CHO
JA / JU / JO JYA / JYU / JYO JA / JU / JO (dari SHI)
JA / JU / JO DYA / DYU / DYO JA / JU / JO (dari CHI)
OU OO / OU OO (bunyi O panjang)
TI THI TI (katakana)
TU TOLU TU (katakana)

Satu-satunya cara yang praktis untuk menguasainya adalah dengan latihan meniru orang Jepang berbicara lewat acara anime, drama, dan media-media lainnya.

Itulah Perbedaan Katakana, Hiragana, Kanji & Romaji Pada Bahasa Jepang dan juga pembelajaran singkatnya. semoga bermanfaat


Tidak ada komentar