Beberapa Cerita Sejarah Indonesia yang Layak Dibuat Anime

09.05
Jepangers - sebelumnya ane pengen ngungkapin betapa besarnya keragaman budaya kita mulai dari sabang sampai merauke. Kebudayaan itu tercurahkan mulai dari keseniannya, teknologi, bahasa, agama, dan lain-lain. Ane sangat tertarik dengan cerita-cerita folklor yang berkembang disetiap sukunya. beberapa dari folklor atau cerita rakyat tersebut ada yang hanya sekitar cerita pengantar tidur saja, bahkan ada yang benar-benar nyata hingga menjadikannya sebuah sejarah yang sangat luarbiasa itu. Dari cerita-cerita rakyat dan sejarah tersebut ane kemudian berimajinasi, bagaimana ya jika cerita-cerita itu diangkat dan dibuat Serial Movie nya semacam Game Of Throne gitu. Nah, dari semua cerita sejarah yang berkembang ada di Indonesia, ane udah ngumpulin beberapa cerita sejarah dan kejadian-kejadian yang menurut ane sangat menarik untuk dibuat Serial Movie nya (atau bahkan bisa dibuat anime nya gan )

Beberapa Cerita Sejarah Indonesia yang layak dibuat Serial Movie atau Anime nya

1. Cerita Pasukan Elit Kerajaan Majapahit



Beberapa Cerita Sejarah Indonesia yang layak dibuat Serial Movie atau Anime nya
Dalam kitab Negarakertagama diceritakan, pada masa kerajaan Majapahit terdapat pasukan bernama Dharmaputra. Pasukan ini adalah pengawal raja yang dibentuk oleh Raden Wijaya, raja pertama kerajaan Majapahit.

Pasukan elite ini beranggotakan tujuh orang, antara lain, Ra Kuti, Ra Semi, Ra Tanca, Ra Wedeng, Ra Yuyu, Ra Banyak, dan Ra Pangsa. Tujuh orang ini adalah pengawal Raden Wijaya ketika dikejar Jayakatwang yang menyerbu Singasari pada masa kekuasaan raja Kertanegara.
Istilah Dharmaputra diketahui dari naskah Pararaton. Jabatan ini tidak pernah dijumpai dalam sumber-sumber sejarah lainnya, baik itu Nagarakertagama ataupun prasasti jaman Majapahit.
Pararaton menyebutkan, para Dharmaputra disebut sebagai pengalasan wineh suka, yang artinya pegawai istimewa yang disayangi raja. Mereka diangkat oleh Raden Wijaya.
Ketujuh orang ini semuanya tewas sebagai pemberontak pada masa pemerintahan raja kedua, yaitu Jayanagara. Setelah itu keberadaan pasukan elite ini tidak diketahui lagi.
Pasukan elite lain selain Dharmasuka yang disebut dalam kitab Negarakertagama adalah Bhayangkara. Nama Bhayangkara dimulai ketika munculnya pemberontakan satu di antara Dharmaputra yaitu Ra Kunti.

Makar ini berhasil dipadamkan oleh Gadjah Mada dengan pasukannya yang bernama Bhayangkara. Gadjah Mada, yang ketika itu memimpin pengawal raja, membantu Jayanegara melarikan diri dari Ibu Kota dan menyembunyikannya dari kejaran pemberontak.
Dengan bantuan para bangsawan di pusat kota, Gadjah Mada bersama Pasukan Bhayangkara berhasil memukul balik Kuti dan mendudukkan kembali Jayanegara ke istana untuk kedua kalinya.
Setelah Jayanegara meninggal, Majapahit dipimpin oleh Tribuwana Tunggadewi pada tahun 1334 yang kemudian mengangkat Gadjah Mada sebagai mahapatih.
Gadjah Mada resmi menjadi Mahapatih maka pasukan Bhayangkara juga ikut menjadi pasukan paling elite kerajaan. Prajurit Bhayangkara tidak banyak menggunakan perlengkapan perang, termasuk senjata. Mereka hanya menggunakan pedang, tombak, panah dan tameng. Keris tidak disebut karena pada saat itu keris sudah dianggap sebagai perlengkapan pakaian.
Di tangan Gadjah Mada, kesatuan Bhayangkara menjadi kekuatan sipil yang sangat berpengaruh pada zamannya. Keselamatan para raja dan keluarganya di bawah kewenangan dan tanggung jawab Kesatuan Bhayangkara.
Catatan hitam pasukan Bhayangkara terjadi saat Perang Bubat. Ini akibat kesalahan strategi Gadjah Mada dalam penaklukan kerajaan Sunda. "Sehingga antara Gadjah Mada dengan Raja Hayam Wuruk terjadi perang dingin,” kata Dimas Cokro Pamungkas, budayawan Trowulan.
Konon, ketika Majapahit diserbu kerajaan Demak, bangsawan Majapahit dengan dikawal pasukan Bhayangkara lari ke pulau Bali.

2. The Batak's Warrior



Beberapa Cerita Sejarah Indonesia yang layak dibuat Serial Movie atau Anime nya

Pada mulanya suku batak adalah masyarakat tribal, mereka terpisah-pisah oleh wilayah yang mereka sebut sebagai " Huta ". Huta dalam Bahasa Indonesia adalah Kampung. Jadi masyarakat Suku Batak ini dulunya terbagi-bagi atas beberapa kampung.Huta merupakan sebuah pemerintahan kecil yang berdiri sendiri dan berdaulat penuh atas eksistensi hutanya, keluar maupun kedalam. Tiap huta terikat akan peraturan yang ditetapkan oleh dewan huta yang disebut horja.

Huta dipimpin oleh seorang pengetua huta sebagai pendiri huta dan dialah yang memimpin aktifitas baik dalam pendirian rumah, upacara-upacara adat dan segala aktivitas upacara ritual yang terbatas pada kawasan hutanya. Tiap huta mempunyai raja huta yang berhak menentukan segala yang berlaku di hutanya.

Seiring perjalanan waktu, bebagai perselisihan dan pertengkaran timbul antar marga, antar huta, bahkan mengakibatkan perang di antara mereka. Dari beberapa sumber, Gobatak menemukan informasi bahwa perang antar huta sering terjadi terutama sewaktu masyarakatnya menganut kepercayaan animisme dan dinamisme.

Hal ini terjadi karena setiap huta ingin memperluas wilayahnya sekaligus menunjukkan kekuatannya. Untuk mempertahankan diri bahkan untuk menyerang dilakukan dengan berbagai cara. Pertahanan huta misalnya, dengan membangun “parik ni huta” atau “pagar ni huta” (benteng batu mengelilingi kampung) yang di atasnya ditanami tanaman bambu yang rapat, dengan satu akses pintu masuk, harbangan ni huta (pintu gerbang kampung).Di sisi lain bermunculan cara-cara yang bertentangan dengan ajaran leluhur suku Batak seperti “pangulubalang” (sejenis santet) dan “bura” (jampi-jampi/mantra perusak) untuk menghancurkan musuh. Masa ini disebut “tingki ni lumlam” (jaman jahiliyah di Batak) dimana kesewenangan merajalela dengan mengabaikan “tona dohot poda” dan “adat dohot uhum” (amanah dan nasihat, adat dan aturan) yang telah diajarkan oleh para leluhur.

Disamping itu juga ada persebaran marga-marga Batak Toba pada masa leluhur yang pertama selalu terjadi sengketa soal tanah, warisan, barang pusaka dan lain-lain sehingga masalah terus berlarut-larut sampai kepada keturunannya masing-masing hingga terjadi perang antar huta.

Sebelum agama Kristen masuk ke daerah Toba, orang Batak Toba masih dalam kegelapan. Diantara sesama mereka sering terjadi perang antara satu kampung dengan kampung yang lain. Pada masa itu siapa yang paling kuat menjadi penguasa dan siapa yang paling lemah akan menjadi tertindas.

Perang juga dapat terjadi jika seseorang tidak menerima keputusan rapat bius . Maka satu-satunya cara ialah melakukan perang yang dinamakan manguji antara orang-orang yang diadili pengadilan bius. Siapa yang kalah dalam perang maka dialah yang bersalah.

Dan pada jaman dahulu, onan digunakan sebagai tempat persiapan perang antar huta. Orang-orang yang sedang bermusuh dengan huta lain, lebih dulu berkumpul di onan, agar lebih mudah untuk serentak pergi perang. Walaupun perang itu terjadi antara dua huta yang mempunyai onan yang sama, maka kelompok yang akan menyerang selalu berkumpul di onan. Sedang yang merasa akan diserang tetap bersiap menanti di dalam benteng hutanya.

Barulah setelah masuknya agama Kristen, perang antar huta ini semakin jarang terjadi. Hal ini tidak terlepas dari usaha-usaha para missionaris untuk memajukan masyarakat dan mengubah cara berfikirnya melalui pendidikan ditambah dengan ajaran agama Kristen yang menganjurkan agar setiap umat saling mengasihi.

Baca Juga :
3. Sriwijaya vs Colamandala


Beberapa Cerita Sejarah Indonesia yang layak dibuat Serial Movie atau Anime nya

Hubungan kedua kerajaan ini pada awalnya sangat baik. Diawali dengan hubungan dalam bidang agama kemudian meningkat ke bidang ekonomi perdagangan. Pada tahun 1006, Raja Sriwijaya bernama Sanggrama Wijayattunggawarman mendirikan biara di Colamandala untuk tempat tinggal para bhiksu dari Sriwijaya. Akibat adanya persaingan dalam pelayaran dan perdagangan, persahabatan kedua kerajaan itu berubah menjadi permusuhan. Sejak awal Sriwijaya berusaha untuk mengembangkan kekuatan maritim ini terbukti dengan penaklukan Malayu dan Kedah. Irfan (1982:60) menyatakan bahwa penaklukan negeri Malayu merupakan yang terpenting demi penguasaan lalu lintas selat Malaka. Kemudian Sriwijaya menaklukan negeri Kedah.dapun aspek-aspek tertentu yang mendorong Sriwijaya untuk menjadi kekuatan maritim. Salah satunya keruntuhan kerajaan Funan di Kamboja Funan merupakan kerajaan maritim yang terkuat di kawasan Asia Tenggara sebelum Sriwijaya. Kemungkinan hal inilah yang menyebabkan kekuatan maritim Sriwijaya berkembang pesat.Menjelang masa keruntuhannya, kekuatan maritim Sriwijaya melemah. Melemahnya kekuatan maritim Sriwijaya karena faktor eksternal yakni serangan kerajaan Colamandala dari India terhadap Sriwijaya sebanyak dua kali, yakni pada tahun 1017 dan tahun 1025. Prof. Dr. K.A. Nilakanta Sastri (dalam irfan, 1982:90) menyatakan bahwa pada saat itu kerajaan Colamandala sedang mengembangkan kekuatan maritim yang besar. Jadi harus menyaingi kekuatan maritim Sriwijaya yang memegang hegemoni pelayaran di selat Malaka dan perairan Asia Tenggara. Serangan pertama masih dapat dipatahkan oleh armada Sriwijaya, namun pada serangan kedua Armada laut Sriwijaya lemah. Sehingga menyebabkan pasukan Colamandala berhasil mengalahkan Sriwijaya dan menawan raja Sriwijaya saat itu. Strategi Colamandala dalam menghancurkan Sriwijaya saat itu adalah dengan memanfaatkan kesibukan " Sriwijaya Kingdom " dalam pertempuran melawan Dharmawangsa dari kerajaan Medang di Jawa Timur. Diserang dengan dua kekuatan sekaligus serta dua gelombang serangan yang dilancarkan Colamandala, membuat Sriwijaya remuk dan hancur. Namun semangat tak gentar Sriwijaya yang tidak pantang menyerah sampai akhir ini patut diacungi jempol.

Itulah kisah-kisah sejarah Nusantara yang ane kira layak untuk dibuat Serial Movie atau Anime nya. Semoga suatu saat nanti Industri film tanah air kita dapat mewujudkan hal itu dan membawanya ke layar lebar Internasional

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Topik

AKB48 (2) Akihabara (1) Aktor (5) Aktris (5) Android (19) Aneh (40) Anime (84) Artis (25) Berita (1) Biaya Hidup (1) Biografi (1) Boneka (8) Budaya (114) Buku (1) Cantik (6) Cerita (2) Cerita Rakyat (1) Cilik (1) Cosplay (10) CrossDress (1) Dewa (1) Dewasa (69) Dinosaurus (1) Download (4) Ecchi (4) Film (35) Foto (1) Game (3) Gamers (1) Games (23) Get Rich (2) Harga (2) Hentai (13) Horor (3) Hot (1) Impor (1) Imut (3) Indonesia (9) Info (100) Informasi (1) Internet (1) istilah (4) J-Pop (6) JAV (47) Jepang (290) Jurassic Park (1) Keluarga (1) Kisah (31) Komedian (1) Komik (3) Kompetisi (2) Konser (1) Kontroversi (3) Korea (1) Kota (2) Lagu (9) Larangan (3) Lawas (1) Lucu (6) Makanan (1) Manga (8) Mangaka (1) Manhua (1) Manhwa (2) Mitologi (3) Model (1) Musik (15) Onsen (1) Ost (6) Otaku (6) Pelacur (1) Penghargaan (1) Penyanyi (1) Pokemon Go (3) Populer (4) Problematika (26) Proses (1) PSK (1) Publik (1) Rahasia (1) Rangking (2) Referensi (13) Restaurant (1) Robot (2) Rokok (3) Sains (6) Sedih (2) Seiyuu (1) Sekolah (1) Seks (1) Seni (6) Sex (1) Sinetron (1) Siswi (3) Sosial (13) Soul Seeker (2) Soundtrack (1) Summoner War (5) Suster (1) Teknologi (14) Terkenal (1) Tips (1) Tokoh (2) Top (1) Tradisi (53) Traveling (1) Trend (4) Tutorial (4) Unik (98) Video (6) Wanita (14) WCS 2016 (1) Webtoon (1) Wisata (3) Youtube (1) Yuri (1)