Beda Orang-Orangan Sawah Indonesia dan Jepang

Advertisemen
Jepangers - Di Indonesia, kita mengenal teknik untuk mengusir burung-burung sebagai hama pengganggu terhadap padi-padi di sawah dengean menempatkan "orang-orangan sawah". Orang-orangan sawah biasanya dibuat dengan bahan jerami bekas padi yang telah diambil bulir gabahnya kemudian dijalin dengan tali membentuk tubuh manusia. Setelah itu, diberikan baju bekas plus topi camping untuk membentuk seorang petani, ditempatkan ditengah-tengah, kadang dihubungkan tali untuk bisa digerakkan ke kanan dan kekiri.


Sedikit cerita, bagaimana dengan di "JEPANG"?. Teknik mengusir burung-burung juga dikenal dengan menggunakan "orang-orangan sawah". Jika di bahasa inggriskan dinamakan "Scare Crow", lho kok bisa dinamakan tersebut. Ternyata dibelahan dunia utara, hama-hama burung yang dikenal adalah burung gagak (crow). Khususnya di jepang, hama burung yang dikenal adalah burung gagak.

Namun saya sendiri ingin membahas, apakah sama " orang-orangan sawah" di indonesia dengan jeraminya dibandingkan dengan "orang-orangan sawah" di Jepang. Mari kita lihat Foto dibawah ini.


Bisa dibilang "orang-orangan sawah" agak Creepy ( menyeramkan) dengan menempatkan " manekin boneka" lengkap yang diberikan baju sekolah Menengah Atas (SMA) ala jepang. Kadang-kadang, hanya boneka kepala yang ditancapkan ke tengah sawah.

Kalo berpikir, Ada dua manfaat yang bisa diambil dari penempatan manekin tersebut adalah (1),Manakuti para burung gagak pemakan bulir padi dan (2). Plus penakuti menakuti para manusia yang mungkin melintas di malam hari.

Bagaimana menurut anda, mau coba inovasi seperti ini?? Mungkin pasang orang orangan sawah model pocong gitu? :)

Itulah Bedanya Orang-Orangan Sawah Indonesia dan Jepang baca juga Artikel menarik lainnya
Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Disqus Comments