A-1 Pictures “Membunuh” Animatornya Dengan 600 Jam Kerja Sebulan

09.28
Salah satu studio kenamaan yang nyaris tidak pernah absen membuat anime baru tiap musim ini tengah dalam penyelidikan karena jam kerja yang tidak manusiawi menyebabkan salah satu animatornya bunuh diri. Sang korban sudah wafat tahun 2010, tapi penyelidikan masih berlanjut mengenai motif dibalik kejadian itu. Terutama setelah ia berkali-kali kedapatan depresi dan laporan dari keluarganya juga menguatkan hal itu.

Sang korban bekerja sebagai animator di A-1 Pictures selang tahun 2006 hingga 2009 Sebelum akhirnya berhenti di tahun 2010 karena depresi berat. A-1 Pictures tidak mencatat berapa jam kerja yang mereka bebankan kepada para karyawan, tapi laporan rumah sakit menuliskan bahwa sang korban “bekerja selama 600 jam perbulan” yang berarti 25 hari perbulan tanpa henti! Belum ditambah laporan lain yang menyatakan bahwa sang korban juga dibebankan jam lembur selama lebih dari 100 jam perbulan.

Pihak keluarga mengejar kasus ini karena mencurigai sang studio menyebabkan anak mereka menjadi korban dari “Karoushi” atau kematian karena terlalu lama bekerja. Pengacara sang korban juga menyatakan bahwa ada banyak bukti berupa catatan online dari sang korban bahwa ia harus lembur selama lebih dari 300 jam di bulan sebelum kematiannya, tanpa dibayar. Hal lain juga diungkapkan seperti harus tidur seminggu penuh di studio, dan bekerja penuh selama 3 bulan tanpa hari libur. Selang kasus ini berjalan, tampaknya pihak keluarga akan memenangkan kasus ini. Polisi juga mendukung dugaan kematiannya yang disebabkan oleh depresi karena bekerja di lingkungan yang tidak memadai.

Pihak keluarga juga mengejar kasus ini karena “tidak mau ada lagi korban dari kasus yang sama karena ia bekerja keras hanya karena mencintai anime.” Sang korban terlibat di beberapa judul besar dari studio A-1 Pictures, termasuk Kannagi dan Ookiku Furikabutte. Menyedihkan melihat fakta dibalik anime yang sehari-harinya kita tonton dengan penuh tawa ternyata menyimpan rahasia gelap seperti ini. Meskipun fakta bahwa pekerjaan sebagai animator yang cukup tidak mendukung sudah menjadi rahasia umum, hal ini tetap mengundang tanda tanya.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

Topik

AKB48 (2) Akihabara (1) Aktor (5) Aktris (5) Android (19) Aneh (39) Anime (84) Artis (25) Berita (1) Biaya Hidup (1) Biografi (1) Boneka (8) Budaya (113) Buku (1) Cantik (6) Cerita (2) Cerita Rakyat (1) Cilik (1) Cosplay (10) CrossDress (1) Dewa (1) Dewasa (69) Dinosaurus (1) Download (4) Ecchi (4) Film (35) Foto (1) Game (3) Gamers (1) Games (23) Get Rich (2) Harga (2) Hentai (13) Horor (3) Hot (1) Impor (1) Imut (3) Indonesia (9) Info (100) Internet (1) istilah (4) J-Pop (6) JAV (47) Jepang (288) Jurassic Park (1) Kisah (31) Komedian (1) Komik (3) Kompetisi (2) Konser (1) Kontroversi (3) Korea (1) Kota (2) Lagu (9) Larangan (3) Lawas (1) Lucu (6) Makanan (1) Manga (8) Mangaka (1) Manhua (1) Manhwa (2) Mitologi (3) Model (1) Musik (15) Onsen (1) Ost (6) Otaku (6) Pelacur (1) Penghargaan (1) Penyanyi (1) Pokemon Go (3) Populer (4) Problematika (26) Proses (1) PSK (1) Publik (1) Rahasia (1) Rangking (2) Referensi (13) Restaurant (1) Robot (2) Rokok (3) Sains (6) Sedih (2) Seiyuu (1) Sekolah (1) Seks (1) Seni (6) Sex (1) Sinetron (1) Siswi (3) Sosial (12) Soul Seeker (2) Soundtrack (1) Summoner War (5) Suster (1) Teknologi (13) Terkenal (1) Tokoh (2) Top (1) Tradisi (52) Traveling (1) Trend (4) Tutorial (3) Unik (97) Video (6) Wanita (14) WCS 2016 (1) Webtoon (1) Wisata (3) Youtube (1) Yuri (1)